KANTOR BANDARA DC SAUDALE

PROFIL

Pengembangan Pembangunan Bandar Udara Lekunik yang telah berganti nama menjadi Bandar Udara David Constantiin Saudale yang berada di Kabupaten Rote Ndao di kemukakan sebagai berikut.

Pada Tahun 1968 Bapak David Constantiin Saudale (Almarhum) yang saat itu menjabat sebagai Koordinator Scaaf wilayah Rote Ndao memprakarsai pembangunan lapangan terbang di daerah ini dengan kegiatan :

  • Melakukan pertemuan dengan para camat untuk menyatukan tekad langkah membangun lapangan terbang secara gotong royong.

  • Melakukan pertemuan dengan sejumlah pemilik tanah (Keluarga Boik, Keluarga Ndun, Keluarga Lonak, Keluarga Bailea, Keluarga Zakarias, Keluarga Manusin, Keluarga Mandala) dan hasilnya telah terjadi pelepasan tanah 30 hektar untuk pembangunan lapangan terbang.

  • Pekerjaan pembangunan lapangan terbang Lekunik membutuhkan waktu 2 tahun dengan jenis pekerjaan pembersihan lokasi dan peralatan tanah yang dikerjakan secara manual oleh masyarakat pulau Rote dari 6 kecamatan secara bergotong royong dimana mereka menyiapkan makan/minum sendiri dan menginap di lokasi kerja.

  • Pekerjaan gotong royong masyarakat Rote Ndao tersebut telah menghasilkan sebuah Landasan Pacu Konstruksi Tanah dengan panjang landasan 700 m x 23 m.

  • Selesai pekerjaan landasan pacu petugas dari Bandar Udara Penfui (Eltari sekarang) melakukan survey kelayakan Bandar Udara Lekunik untuk didarati pesawat. Dan pada tahun 1970 sebuah pesawat jenis MAV melakukan penerbangan perdana dan selanjutnya dilakukan penerbangan regular oleh DAS dan PT. Merpati Nusantara Air Lines dengan pesawat jenis TWIN OTTER.

  • Tahun 1976 Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang membangun 1 buah terminal penumpang yang dibangun secara bergotong royong oleh masyarakat.

  • Tahun 1980 Pemerintah Kabupaten Kupang membangun 1 buah gedung operasional.

Tahun 1989 Lapangan Terbang Perintis Rote diambil oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan dialihkan status menjadi Bandar Udara Kelas V di tahun itu juga Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melakukan pekerjaan landasan pacu dengan konstruksi aspal penetrasi dengan panjang landasan 900 m x 23 m.

  • Tahun 1993 Bandar Udara Lekunik Rote mendapat fasilitas 1 buah terminal penumpang 1 buah gedung NDB.

  • Tahun 2004 PEMDA Kabupaten Rote Ndao mengusulkan lapangan terbang Lekunik dengan Nomor Surat: 553.2/103/Kab.RN/2004 Tanggal 10 Februari 2004.

  • Tahun 2007 Departemen Perhubungan menaikkan status Bandar Udara Lekunik dari Bandar Udara kelas V menjadi Bandar Udara kelas IV dan pada tahun itu dibangun gedung kantor, gedung PKP-PK, jalan lingkungan, pelataran parkir, gedung workshop, penyambungan listrik dengan ground cable.

  • Tahun 2008 mempertimbangkan kesanggupan PEMDA Kabupaten Rote Ndao untuk mempersiapkan lahan perpanjangan landasan, Departemen Perhubungan membangun sejumlah sarana dan prasarana berupa pekerjaan tanah persiapan perpanjangan landasan pacu dan pembuatan Box Culvert, pelapian jalan lingkungan dan pelataran parkir, pengadaan X-Ray dan walkthrough.

  • Tahun 2009 Departemen Perhubungan membangun gedung tower, pengadaan mobil PKP- PK type III, pekerjaan pembuatan RTT sisi darat, pekerjaan lanjutan tanah persiapan perpanjangan landasan pacu tahap II dan sarana penunjang lainnya.

  • Tahun 2009 Maskapai Trans Nusa Air Service melayani Rote Ndao dengan pesawat Tri 2 Air. Tahun 2010 Departemen Perhubungan membangun Bandar Udara Lekunik dengan perpanjangan landasan pacu dari 900 m x 23 m menjadi 1200 m x 30 m dilanjutkan dengan pemboran air bersih, pembangunan 2 buah rumah operasional dan pekerjaan pagar BRC sepanjang 1000 m.

  • Tahun 2010 dasar Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KP.111 Tahun 2010, tanggal 02 maret 2010 tentang PERUBAHAN NAMA BANDAR UDARA LEKUNIK ROTE MENJADI BANDAR UDARA DAVID CONSTANTIJN SAUDALE di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk merespon usulan masyarakat Kabupaten Rote Ndao Dan dilanjutkan dengan pengukuhan nama Bandar Udara oleh Bupati Rote Ndao.

  • Tahun 2010 Susi Air melayani Kabupaten Rote Ndao dengan penerbangan perintis menggunakan pesawat Grand Caravan

  • Tahun 2012 PEMDA Kabupaten Rote Ndao menandatangani kerja sama (MOU) dengan Trans Nusa Air Service untuk melayani masyarakat Kabupaten Rote Ndao dengan penerbangan bersubsidi menggunakan pesawat Foker-50.Tahun 2013 pekerjaan perpanjangan landasan dari 1200 m x 30 m menjadi 1650 m x 30 m dan pekerjaan terminal penumpang dengan volume 1170 m2.

  • Tahun 2014 bulan Desember Wings Air melayani Rote dengan rute Kupang Rote Kupang seminggu 3 kali dengan jenis pesawat ATR 72-500/600 dengan volume penerbangan 1 kali sehari dan pesawat nginap (RON) di Bandar Udara D.C. Saudale Rote.

  • Tahun 2015 pekerjaan daya listrik Bandara dari 13.000 Kva menjadi 131.000 Kva.Tahun 2015 perluasan apron semula 75 m x 60 m menjadi 100 m x 80 m.Tahun

  • 2016 perluasan apron semula 100 m x 80 m menjadi 120 m x 85 m.Tahun 2016 pekerjaan gedung kantor dan gedung workshop, dan pengadaan kendaraan PKP-PK type IV serta pemasangan flood light.Tahun

  • 2017 pekerjaan pemasangan kabel dari sepanjang 5.500 m dan pengadaan 1 buah mobil PKP-PK type IV.Tahun

  • 2019 pekerjaan rumah dinas type 36 2 unit dan type 45 2 unitAdapun nama-nama Kepala Bandar Udara D. C. Saudale dan masa jabatan sebagai berikut:

Kepala Kantor UPBU D.C Saudale

Yulius Kismono, S.E.

Yulius Kismono, S.E. lahir pada 11 April 1973. Menyelesaikan pendidikan dasar di SDN 1 Langkapura pada tahun 1987, melanjutkan ke SMPN 7 Bandar Lampung dan lulus tahun 1990, serta menamatkan pendidikan menengah atas di SMAN 9 Bandar Lampung jurusan IPA pada tahun 1993.

Melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug dan memperoleh Diploma II P3D RTLL pada tahun 1995. Kemudian, pada tahun 2001 menyelesaikan pendidikan Diploma III Teknik Listrik di Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya serta pendidikan D-III Penilik Teknik Listrik di kampus yang sama. Selanjutnya, pada tahun 2014 berhasil meraih gelar Sarjana (S1) Ekonomi Perkantoran di Universitas Palangka Raya.

Dalam perjalanan kariernya, Yulius Kismono mengawali tugas sebagai Kepala Kantor di Bandar Udara Seko, kemudian menjabat di Bandar Udara Tardamu Sabu, dilanjutkan di Bandar Udara A.A. Bere Tallo Atambua, dan saat ini melanjutkan pengabdian di Bandar Udara DC Saudale.

Ketua Tim Tata Usaha

Yustinus F.B.L. Eto, S.T

Yustinus F.B.L. Eto, S.T lahir di Waingapu pada 12 Januari 1988. Menyelesaikan pendidikan terakhir Strata 1 (S1) Teknik Informatika di Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang. Memulai karier sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2014 di UPBU DC Saudale Rote dengan golongan II.a dan diangkat menjadi PNS pada tahun 2015.

Pada awal masa dinas, ditempatkan pada bidang Aviation Security (Avsec), kemudian mengikuti pelatihan Basic Avsec tahun 2015 dan Junior Avsec tahun 2016. Karier kepangkatan berlanjut dengan kenaikan golongan II.b pada tahun 2018, serta penyesuaian ijazah ke golongan III.a pada tahun 2021.

Pada tahun 2025 memperoleh kenaikan pangkat ke golongan III.b, dipercaya menjadi Ketua Tim Tata Usaha, sekaligus menjabat sebagai Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM)

Ketua Tim Teknik,Oprasi,Keamanan & Pelayanan Darurat

Adi Rizwandi, S.I.Kom

Adi Rizwandi, S.I.Kom lahir pada 2 Januari 1990. Menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 1 Baruga pada tahun 2002, melanjutkan ke SMP Negeri 4 Kendari dan lulus tahun 2005, serta menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 4 Kendari jurusan IPA pada tahun 2008.

Pada tahun 2010, menyelesaikan pendidikan Diploma II Pengatur Komunikasi Penerbangan (Komunikasi Penerbangan). Selanjutnya, meraih gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (Public Relation) di Universitas Terbuka pada tahun 2018.

Pejabat Pembuat Komitmen

Lourenso Rokianan Poyk, A.Md

Lourenso Rokianan Poyk, A.Md lahir di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 25 September 1986. Menyelesaikan pendidikan dasar di SD Inpres 9 Rote tahun 1997, melanjutkan ke SLTPN 1 Rote dan lulus tahun 2001, kemudian menamatkan pendidikan menengah kejuruan di SMKN 2 Kupang jurusan Listrik pada tahun 2004. Selanjutnya, menempuh pendidikan Diploma III Teknik Listrik di Politeknik Kupang dan lulus pada tahun 2009.

Bendahara Pengeluaran

Frans Edison Hangge

Frans Edison Hangge lahir di Nemberala, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur pada 5 November 1982. Menyelesaikan pendidikan dasar di SD Inpres Anda Iko tahun 1997, melanjutkan ke SMPN 3 Rote Barat Daya dan lulus tahun 2000, serta menamatkan pendidikan menengah atas di SMUN 1 Rote Barat Daya jurusan IPS pada tahun 2004.

Menjadi Aparatur Sipil Negara dengan NIP 19821105 201012 1 001 dan saat ini berpangkat Pengatur (II/c). Frans Edison Hangge beragama Kristen, berjenis kelamin laki-laki, dan berstatus sebagai pemegang NPWP 16.140.424.9-922.000.

Bendahara Penerimaan

Alfrida Astriana Bara, A.Md

Alfrida Astriana Bara, A.Md lahir di Maumere pada 21 April 1987. Menyelesaikan pendidikan Diploma III (DIII) Akuntansi di Universitas Flores (UNFLOR) Ende. Memulai karier sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2010 dengan golongan II.c dan resmi diangkat sebagai PNS pada tahun 2011.

Kenaikan pangkat pertama diperoleh pada tahun 2014 dengan golongan II.d. Selanjutnya, pada tahun 2018 mengikuti ujian dinas dan beralih ke golongan III.a. Karier kepangkatan terus berlanjut hingga tahun 2022 dengan alih golongan ke III.b, dan hingga saat ini menjabat sebagai Bendahara Penerimaan.

LAPORAN TAHUNAN

LAPORAN RENCANA KERJA ANGGARAN

LAPORAN KEUANGAN

Deskripsi:

informasi Mengenai laporan Tahunan kantor UPBU D.C.Saudale

Deskripsi:

informasi Mengenai laporan Renana Kerja Anggaran kantor UPBU D.C.Saudale

Deskripsi:

informasi Mengenai laporan keuangan kantor UPBU D.C.Saudale

INFORMASI DAN PENGADUAN

Deskripsi :

Informasi mengenai kanal informasi dan pengaduan :

Contact Center 151;

Kanal pengaduan dan informasi melalui sambungan langsung Contact Center (021) 151

Sistem Manajemen Pengaduan (SIMADU);

Simadu adalah aplikasi Whistleblowing System (WBS) Kementerian Perhubungan untuk memproses pengaduan dan pemberian informasi oleh whistleblower sehubungan dengan adanya perbuatan yang melanggar perundang-undangan, peraturan/standar, kode etik, dan kebijakan, serta tindakan lain yang sejenis berupa ancaman langsung atas kepentingan umum, serta Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) - Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!)

Pengelolaan pengaduan pelayanan publik di setiap organisasi penyelenggara di Indonesia belum terkelola secara efektif dan terintegrasi. Masing-masing organisasi penyelenggara mengelola pengaduan secara parsial dan tidak terkoordinir dengan baik. Akibatnya terjadi duplikasi penanganan pengaduan, atau bahkan bisa terjadi suatu pengaduan tidak ditangani oleh satupun organisasi penyelenggara, dengan alasan pengaduan bukan kewenangannya. Oleh karena itu, untuk mencapai visi dalam good governance maka perlu untuk mengintegrasikan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik dalam satu pintu. Tujuannya, masyarakat memiliki satu saluran pengaduan secara Nasional. Untuk itu Pemerintah Republik Indonesia membentuk Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) - Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) adalah layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan masyarakat Indonesia melalui beberapa kanal pengaduan yaitu website www.lapor.go.id, SMS 1708 (Telkomsel, Indosat, Three), Twitter @lapor1708 serta aplikasi mobile (Android dan iOS).